Teks Saja
Search

Militer Pakistan Sangkal Kirim Sentrifugal Ke Korea Utara

05/07/2008

The founder of Pakistan's nuclear program, Abdul Qadeer Khan (file photo)
Abdul Qadeer Khan
Pejabat-pejabat militer Pakistan menyangkal pernyataan oleh ilmuwan nuklir negaranya yang telah jatuh namanya bahwa Angkatan Darat dan Presiden Musharraf mengirim sentrifugal ke Korea Utara.
 Kepala badan yang menangani arsenal nuklir Pakistan, Letnan Jendral Khalid Kidwai hari ini mengatakan kepada para wartawan tuduhan itu sama sekali tidak benar.

Kidwai memberikan reaksi terhadap wawancara hari Jumat dari ilmuwan nuklir yang telah jatuh namanya, Abdul Qadir Khan kepada Associated Press dimana ilmuwan nuklir itu mengatakan Angkatan Darat Pakistan mengetahui sepenuhnya pengiriman sentrifugal nuklir ke Korea Utara pada tahun 2000.  Khan juga menuduh Presiden Musharraf harus memberikan persetujuannya.

Berbicara kemudian kepada media, Khan mundur dari keterangannya kepada Associated Press, mengatakan kantor berita itu salah paham mengenai kata-kata yang diucapkannya. 

Ilmuwan nuklir Pakistan itu telah menjalani tahanan rumah di Pakistan sejak ia mengakui pada tahun 2004 telah memberikan rahasia nuklir kepada Iran, Korea Utara dan Libya.

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Pakistan: Militer Asing Tak Berhak Tangani Teroris di Pakistan
Penyelundup Nuklir di Pakistan Diduga Rencanakan Bom Nuklir
 
  Berita Utama
Rice Desak Pakistan Kerjasama dalam Investigasi Serangan Teror di Mumbai

  Berita Lainnya
Sheik Sabah al-Sabah Tunjuk Kembali Sheik Nasser al-Sabah Sebagai Perdana Menteri
Perancis Desak Uni Eropa Bahas Pengiriman Pasukan ke Republik Demokratik Kongo
Pemboman di Baghdad dan Mosul Tewaskan 30 Orang
Obama akan Umumkan Pencalonan Hillary Clinton di Chicago
Ribuan Pendukung Pemerintah di Bangkok Kecam Demonstrasi Tuntut Somchai Mundur
Endeavor Berhasil Mendarat di Pangkalan AU Edwards, Kalifornia
Tiongkok Tolak Kritik Karena Eksekusi Ilmuwan yang Dituduh Mata-Mata
Utusan PBB ke Irak Peringatkan Militan akan Coba Ganggu Pemilu Provinsi