Teks Saja
Search

Cyprus Sepakat Adakan Perundingan Damai dengan Cyprus-Turki

08/07/2008

Cypriot President Dimitris Christofias, (r), UN special representative to Cyprus Taye-Brook Zerihoun, center, and Turkish Cypriot leader Mehmet Ali Talat, after their meeting in Nicosia, 01 July 2008
Pemimpin Cyprus Turki Mehmet Ali Talat (kiri) dan Presiden Cyprus, Dimitris Christofias (kanan) berpose bersama Utusan Khusus PBB 
Presiden Cyprus Dimitris Christofias mengatakan ia tidak mempunyai pilihan strategi bagi perdamaian mengenai pulau yang terpecah selain berunding langsung dengan pemimpin Cyprus Turki Mehmet Ali Talat.

Christofias berbicara kepada para wartawan hari Selasa di Nicosia. Ia mengatakan tidak ada rencana B dan mengatakan ia berharap Talat juga tidak punya pilihan lain selain berunding.

Kedua pemimpin bulan lalu setuju, untuk bertemu kembali tanggal 25 Juli dimana mereka akan memutuskan apakah akan menuju perundingan penuh untuk menyelesaikan perpecahan di pulau di laut tengah itu. Namun ia menolak batas waktu apapun.

Utusan khusus Amerika, Asisten Menteri Luar Negeri Daniel Fried mengatakan hari Senin ia melihat sebuah kesempatan nyata menuju sebuah penyelesaian.

Harapan untuk menyelesaikan kemacetan itu meningkat pada bulan Februari dengan  pemilihan Christofias. Segera setelah terpilih menjadi Presiden, pemimpin CyprusYunani tersebut bertemu dengan Talat dan setuju untuk memulai lagi perundingan.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Cyprus Ratifies EU Treaty
Cypriot Leaders Discuss Reunification Issues
 
  Berita Utama
Rice Desak Pakistan Kerjasama dalam Investigasi Serangan Teror di Mumbai

  Berita Lainnya
Sheik Sabah al-Sabah Tunjuk Kembali Sheik Nasser al-Sabah Sebagai Perdana Menteri
Perancis Desak Uni Eropa Bahas Pengiriman Pasukan ke Republik Demokratik Kongo
Pemboman di Baghdad dan Mosul Tewaskan 30 Orang
Obama akan Umumkan Pencalonan Hillary Clinton di Chicago
Ribuan Pendukung Pemerintah di Bangkok Kecam Demonstrasi Tuntut Somchai Mundur
Endeavor Berhasil Mendarat di Pangkalan AU Edwards, Kalifornia
Tiongkok Tolak Kritik Karena Eksekusi Ilmuwan yang Dituduh Mata-Mata
Utusan PBB ke Irak Peringatkan Militan akan Coba Ganggu Pemilu Provinsi