Teks Saja
Search

Sarkozy Sarankan Pengampunan bagi Bekas Teroris Brigade Merah

08/07/2008

President Nicolas Sarkozy, 30 Jun 2008
Presiden Nicolas Sarkozy
Presiden Perancis Nicolas Sarkozy mengatakan negaranya akan mengembalikan bekas anggota kelompok teroris sayap kiri Italia, namun meminta pihak berwenang Italia agar  memberinya pengampunan.

Sarkozy mengatakan kepada para wartawan pada KTT G8 di Jepang ia telah membicarakan kasus Marina Patrella dengan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi, yang setuju untuk menyampaikan permintaan pengampunan itu kepada Presiden Italia, Giorgio Napolitano. 

Pemimpin Perancis itu mengatakan ia mendasarkan permintaannya pada jangka waktu sejak tindakan kejahatan itu dilakukan dan pada kondisi kesehatan Patrella yang buruk serta kondisi psikologis nya

Polisi Perancis menahan bekas anggota Brigade Merah itu tahun lalu. 

Sebuah pengadilan Italia menghukum bersalah Patrella tahun 1992 in absentia atas sejumlah tuduhan termasuk membunuh seorang petugas polisi, penculikan dan perampokan bersenjata. Ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Sarkozy Adakan Resepsi Kedatangan Betancourt di Istana Presiden
French Senators Give Standing Ovation to Betancourt
Betancourt Healthy Following Release From Colombian Jungle
Colombia Releases Video of Hostage Rescue; Betancourt Undergoes Medical Tests
 
  Berita Utama
Negara-Negara Maju Sepakat Kerjasama Pulihkan Stabilitas Ekonomi

  Berita Lainnya
AS Keluarkan Korut dari Daftar Negara Sponsor Terorisme
Partai Oposisi Zimbabwe Kecam Keputusan Mugabe Tunjuk Menteri di Kabinet
Pesawat dan Artileri Turki Gempur Markas Pemberontak Kurdi di Irak Utara
Serangan Misil AS di Pakistan Tewaskan Lagi Empat Orang
Palin Salah Gunakan Kekuasaannya Sebagai Gubernur Negara Bagian
Bom Mobil Tewaskan 13 Orang di Sebuah Pemukiman Warga Syiah
Pemimpin Partai Ekstrim di Austria Tewas dalam Kecelakaan Mobil
Ribuan Orang Sambut Hasan di Tiro yang Pulang ke Aceh