Teks Saja
Search

Rusia Kecam Keras Posisi NATO dalam Krisis Georgia

29/08/2008

Russian soldiers somewhere in South Ossetia, 11 Aug 2008
Tentara Rusia di Ossetia Selatan
Pejabat Rusia telah mengecam keras posisi NATO dan institusi Barat lainnya dalam krisis Georgia.

Juru bicara kementrian luar negri Rusia (Andrei Nesterenko) hari Jumat ini menuduh sekutu itu dalam tahun-tahun terakhir ini berulang kali mengabaikan PBB maupun hukum internasional secara terbuka. Katanya, NATO secara bermoral tidak berhak mengritik kebijakan Rusia.

Pada hari Rabu, NATO mengecam keputusan Rusia untuk mengakui kemerdekaan wilayah sempalan Georgia, Abkhazia dan Ossetia Selatan. Sekutu itu mendesak Moscow agar membalikkan langkah tersebut.

Diplomat Rusia juga menuduh Kelompok 7 negara-negara industri maju berat sebelah dalam mengutuk keputusan Moscow. Rusia menuduh  G-7 membenarkan aksiaksi agresi Georgia.Para mentri G-7 mengatakan keputusan Rusia menimbulkan pertanyaan mengenai komitmen Rusia bagi perdamaian dan keamanan Kaukasus itu.

Di Tbilisi hari ini, Deputi mentri luar negri Georgia, Grigol Vashadze memberitahu para wartawan bahwa negaranya akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Moscow.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
AS Bantah Tuduhan PM Rusia Vladimir Putin bahwa AS Atur Krisis di Georgia
Putin Tuduh AS Mengatur Krisis di Georgia
Medvedev Minta Sekutunya di Asia Dukung Peran Rusia di Georgia
 
  Berita Utama
Rice Desak Pakistan Kerjasama dalam Investigasi Serangan Teror di Mumbai

  Berita Lainnya
Sheik Sabah al-Sabah Tunjuk Kembali Sheik Nasser al-Sabah Sebagai Perdana Menteri
Perancis Desak Uni Eropa Bahas Pengiriman Pasukan ke Republik Demokratik Kongo
Pemboman di Baghdad dan Mosul Tewaskan 30 Orang
Obama akan Umumkan Pencalonan Hillary Clinton di Chicago
Ribuan Pendukung Pemerintah di Bangkok Kecam Demonstrasi Tuntut Somchai Mundur
Endeavor Berhasil Mendarat di Pangkalan AU Edwards, Kalifornia
Tiongkok Tolak Kritik Karena Eksekusi Ilmuwan yang Dituduh Mata-Mata
Utusan PBB ke Irak Peringatkan Militan akan Coba Ganggu Pemilu Provinsi