Penguasa di
Filipina Selatan mengatakan dua tanah longsor telah menewaskan paling sedikit 9
orang dan menimbun paling sedikit 18 rumah menyusul hujan lebat selama
berhari-hari.Polisi mengatakan
petugas penyelamat bergabung dengan penduduk desa hari Minggu dalam usaha menemukan
paling sedikit 16 orang yang masih hilang setelah lumpur dan batu-batuan
menimbun gubuk-gubuk kecil mereka di provinsi Lembah Compostela hari Sabtu.
Penguasa mengatakan
tanah longsor lainnya terjadi didesa kecil bernama Masara dini hari ini.
Mereka mengatakan lurah desa Masara dan dua
anaknya termasuk diantara mereka yang hilang, setelah rumah mereka tertimbun
tanah longsor.
Pihak militer telah
mengirim dua helikopter untuk mengangkut korban luka-luka ke rumah sakit dan
penguasa telah menyerukan ribuan penduduk agar melakukan evakuasi.