Penduduk Hongkong
memberikan suara untuk memilih parlemen wilayah itu Minggu, dan jajak pendapat
memperlihatkan partai-partai yang didukung Beijing akan memenangkannya.Partai pro-demokrasi
kini memiliki cukup kursi dalam parlemen untuk memveto RUU yang terlalu
berfihak pada pemerintah pusat Cina.
Angka-angka
pemerintah memperlihatkan sedikit pemilih yang berpartisipasi ketika TPS ditutup
Minggu sore.
Sekitar 40 persen
dari pemilih terdaftar telah memberikan suara mereka, satu jam sebelum TPS
ditutup, dibandingkan penyertaan tertinggi dan mencapai 56 persen dalam
pemilihan empat tahun yang lalu.
Hasil pemilihan
diperkirakan akan diperoleh Senin.
Pemerintah Cina di
Beijing sepakat tahun lalu bahwa Hongkong bisa memilih para pemimpinnya sendiri
tahun 2017, dan semua anggota parlemen tahun 2020.
Saat ini, hanya
setengah dari ke 60 anggota Dewan Legislatif Hongkong dipilih langsung, sementara
sisanya dipilih oleh kelompok-kelompok kepentingan tertentu.