Teks Saja
Search

37 Ribu Warga Mengungsi akibat Kekerasan di Mogadishu

06/10/2008

Somali residents flee Mogadishu, Somalia, after a mortar attack, in Bakara market (File)
Warga Mogadishu, Somalia mengungsi
Badan-badan bantuan mengatakan kekerasan belakangan ini di ibukota Somalia, Mogadishu menyebabkan 37 ribu orang mengungsi dari rumah mereka dan memperburuk krisis kemanusiaan di negeri itu.

Pernyataan bersama yang dikeluarkan 52 badan bantuan non pemerintah hari Senin mengutuk kekerasan itu dan mengeritik semua pihak karena menggunakan ¡V apa yang oleh pernyataan disebut ¡V kekerasan yang membabi-buta dan tidak pada tempatnya. Pernyataan menambahkan seluruhnya ada 1,1 juta penduduk Somalia yang mengungsi akibat pertempuran antara pemberontak Islamis dan pasukan pemerintah Somalia yang didukung Ethiopia.

Ibukota Mogadishu menjadi sasaran beberapa duel mortir selama beberapa pekan belakangan karena pemberontak mencoba memaksa pesawat untuk tidak menggunakan bandar udara utama ibukota itu.

Kelompok bantuan itu juga menyesalkan bertambahnya serangan terhadap petugas bantuan. Dikatakan bahwa ada 24 petugas bantuan yang tewas tahun ini semuanya warga Somalia.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Terkait
Bajak Laut Lepas Pantai Somalia Dapat Uang Tebusan 30 Juta Dolar
Pembajak Somalia Bantah 3 Rekannya Tewas
Ethiopia Desak PBB agar Kerahkan Penjaga Perdamaian di Somalia
 
  Berita Utama
Rice Desak Pakistan Kerjasama dalam Investigasi Serangan Teror di Mumbai

  Berita Lainnya
Sheik Sabah al-Sabah Tunjuk Kembali Sheik Nasser al-Sabah Sebagai Perdana Menteri
Perancis Desak Uni Eropa Bahas Pengiriman Pasukan ke Republik Demokratik Kongo
Pemboman di Baghdad dan Mosul Tewaskan 30 Orang
Obama akan Umumkan Pencalonan Hillary Clinton di Chicago
Ribuan Pendukung Pemerintah di Bangkok Kecam Demonstrasi Tuntut Somchai Mundur
Endeavor Berhasil Mendarat di Pangkalan AU Edwards, Kalifornia
Tiongkok Tolak Kritik Karena Eksekusi Ilmuwan yang Dituduh Mata-Mata
Utusan PBB ke Irak Peringatkan Militan akan Coba Ganggu Pemilu Provinsi