Teks Saja
Search

Ratusan Pendukung Kumpul untuk Pemakaman 3 Pelaku Bom Bali

09/11/2008

Supporters of Bali bombers Amrozi Nurhasyim and Ali Ghufron scuffle with riot police during their funeral in Lamongan, East Java, Indonesia, Sunday, 09 Nov. 2008
Ratusan pendukung telah berkumpul di Indonesia  untuk pemakaman tiga Islamis yang dihukum mati karena keterlibatan mereka dalam pemboman klab malam tahun  2002 di Bali.

Mayat ketiga orang itu (Amrozi Nurhasyim, Ali Gufron  dan Imam Samudra) hari Minggu ini diterbangkan ke kota-kota asal mereka untuk dikebumikan. Ketiga orang tersebut   dihukum mati tidak lama setelah tengah malam, di depan regu tembak di Pulau Nusakambangan di lepas pantai Pulau Jawa. 

Ketiganya dijatuhi hukuman mati lima tahun lalu, atas  peran mereka dalam serangan bom terhadap dua klab malam di Bali. Serangan itu menewaskan 202 orang, termasuk 88 wisatawan dari Australia.

Para pelaku pemboman Bali itu menunjukkan penyesalan atas kejahatan mereka hanya ketika mereka meminta maaf karena adanya warga Muslim yang tewas dalam pemboman tersebut.

Polisi berkumpul di kota-kota asal para pelaku pemboman itu untuk menjaga ketertiban. Pihak berwenang telah meningkatkan pengamanan di seluruh Indonesia, karena khawatir eksekusi itu bisa menimbulkan serangan-serangan teroris baru.

Para pendukung pelaku pemboman itu, yang merupakan  kelompok kecil tetapi vokal, telah bertekad akan melakukan pembalasan.

 

emailme.gif E-mail artikel ini kepada teman
printerfriendly.gif Versi Cetak

  Berita Utama
PBB Setujui Resolusi Gencatan Senjata antara Israel dan Hamas di Gaza

  Berita Lainnya
Israel Lakukan Serangan Baru terhadap Sarana Hamas di Gaza
Gas Alam Rusia Boleh Mengalir Kembali ke Ukraina dan Eropa
David Petraeus: Pasukan AS di Irak dapat Segera Dikurangi
Tentara Srilangka Bertempur untuk Rebut Jalan Lintas Gajah yang Strategis
Para Pemimpin Arab Terima Resolusi Gaza Rancangan Inggris
Bahaya Serangan Israel Tangguhkan Operasi Bantuan PBB di Gaza
Rusia akan Lanjutkan Pengiriman Gas Setelah Ditempatkan Pemantau
Obama Peringatkan Konsekuensi Gawat Tanpa Paket Stimulus