VOANews.com

Bahasa Indonesia Indonesian Sumber Informasi Terpercaya sejak 1942

 

Hari ini di VOA:

Berita dalam 45 Bahasa
Tiongkok Tolak Kritik Karena Eksekusi Ilmuwan yang Dituduh Mata-Mata

01/12/2008

Qin Gang talks to reporters in Beijing, 07 Oct 2008
Qin Gang
Tiongkok menampik kritik dari Uni Eropa dan Amerika tentang eksekusi terhadap ilmuwan dengan tuduhan melakukan pekerjaan mata-mata untuk Taiwan hari Jumat.

Media pemerintah mengeluarkan laporan Senin ini, yang mengutip jurubicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Qin Gang, membela keputusan dan penghukuman itu.

Qin menyebut kritik itu sebagai intervensi semena-mena terhadap kedaulatan hukum Tiongkok.

Ia juga mengatakan tuduhan pemerintah asing itu secara negatif berdampak pada perkembangan pembicaraan bilateral tentang HAM.

Pejabat Uni Eropa dan Tiongkok sedang mengadakan pembicaraan tentang HAM di Beijing hari Jumat, ketika keluarga dari ilmuwan dan pebisnis Wo Weihan diberi tahu mengenai pelaksanaan eksekusi itu.

Uni Eropa mengatakan eksekusi itu melemahkan semangat kepercayaan dan saling menghormati yang dibutuhkan dalam dialog HAM antara Uni Eropa dan Tiongkok.

Dalam perkembangan terkait, Ketua Komisi Eropa Jose Manuel Barroso mengatakan kepada radio Perancis, bahwa Tiongkok tidak punya alasan untuk membataslkan KTT Uni Eropa Tiongkok yang dijadualkan hari ini.

Tiongkok minggu lalu mengumumkan fihaknya menunda pertemuan itu sebagai protes terhadap rencana para pemimpin Uni Eropa untuk bertemu dengan pemimpin spiritual Tibet di pengasingan, Dalai Lama minggu ini.

 


E-mail This Article E-mail artikel ini kepada teman
Print This Article Versi Cetak
  Berita Utama
Para Pemimpin Arab Terima Resolusi Gaza Rancangan Inggris

  Berita Lainnya
Bahaya Serangan Israel Tangguhkan Operasi Bantuan PBB di Gaza
Rusia akan Lanjutkan Pengiriman Gas Setelah Ditempatkan Pemantau
Obama Peringatkan Konsekuensi Gawat Tanpa Paket Stimulus
Malaysia Cabut Larangan Versi Melayu Koran Katolik
Bom Pinggir Jalan Tewaskan 8 Tentara Irak
3 Roket Ditembakkan ke Israel Utara dari Lebanon
Tentara Srilangka Rebut Wilayah Pemberontak Harimau Tamil
Ketua Energi Rusia dan Ukraina Bertemu untuk Pertama Kalinya